'Quarter Life Crisis'
Hallo, udah ada yang paham dengan ini?
Ya.. istilah ini diartikan dengan krisis di usia seperempat hidup biasanya terjadi pada usia 20-30 tahun. Mungkin bagi beberapa orang yang paham hal ini, mereka akan mulai mempersiapkan. Tapi tidak dipungkiri hal itu akan terjadi pada semua orang, hanya saja orang yang sudah mempersiapkan dia akan lebih memiliki coping strategy yang tepat untuk dirinya.
Beberapa hal yang memang terjadi saat 'Quarter Life Crisis' tidak hanya melulu krisis diartikan secara finansial, walaupun itu sebagai salah satu bentuk krisis di usia 20-30 tahunan. Hal ini biasanya akan terasa pada mahasiswa semester akhir atau fresh graduate yang masih berstatus jobseeker, muncul gejolak yang tidak enak harus minta jatah ke orang tua terus padahal pengeluaran banyak pendapatan zonk (besar pasak daripada tiang). Selain itu juga kegalauan akan pilihan hidupnya mau dibawa kemana, hal ini terlepas dari bahasan jurusan kuliah yang sedang diambil, bisa saja setelah lulus kuliah dia tidak bekerja sesuai jurusannya atau bahkan menemukan passion lain yang ternyata lebih nyaman. Why not?
Lalu, dengan pertemanan yang lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Benar? Biasanya kita sudah mulai mengelompokkan mana teman bermain, mana teman bisnis, bahkan teman yang siap diajak serius Wehehehe.
Bahkan, saya kutip dari Boy Candra "Makin dewasa kamu, semakin malas kamu dengan hal-hal yang terlalu banyak drama. Pertemanan penuh drama, hubungan asmara penuh drama. Sebab kamu tahu, pekerjaanmu lebih penting dari pada semua drama-drama melelahkan itu."
Saat ini kamu udah mulai atau bahkan pernah mengalami tahap ini?
(Mari mencoba understanding self).
Just ma opinion✌
Komentar
Posting Komentar